Penyebab Pasar Pujasera Subang Terbakar Menurut Kesaksian Pedangang

Pasar Pujasera Subang bekas terbakar

Hingga saat ini penyebab kebakaran itu masih simpang siur. Beredar di masyarakat, peristiwa tersebut ada sabotase terkait rencana pembangunan super market di lokasi tersebut. Namun informasi itu dibantah keras pihak pemerintah. “Kejadian kebakaran Pasar Pujasera Subang ini bukan sengaja dibakar untuk relokasi para pedagang ke lokasi baru. Berkembangnya dugaan sabotase pasar Pujasera dibakar dan lokasi akan dibangumn mall itu merupakan isu. Kejadian ini merupakan musibah,” kata Plt Bupati Subang Ojang Sohandi MSi.

Ojang juga meminta kepada pedagang dan seluruh warga Subang untuk tidak sudhon (buruk sangka) terhadap Pemkab Subang. Pihaknya mengajak keapda seluruh nwarga untuk meningkatkan kesabaran dan berpikir jernih mencari solusi atas musibah ini.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu (12/2) lalu menghabiskan 151 kios di lahan Pujasera Subang. Akibat kejadian tersebut pedagang mengalami kerugian hingga Rp27,5 miliar.
Menurut saksi mata R yang melihat kejadian dan merupakan korban dari insiden ini, “Pasar Pujasera memang sengaja dibakar, pintu gerbang masuk ke pusat pujasera yang di sebelah barat, selatan,utara biasanya tidak di kunci, namun pada saat kejadian terkunci, gembok yang digunakan terlihat masih baru.

 

Hal senada juga di utarakan oleh D di lokasi kejadian “api berada di setiap sudut bangunan pujasera, seakan – akan api seperti gelombang dari bawah depan kios masuk kedalam kios. Kesaksian ini juga di perkuat oleh M yang melihat ada beberapa orang yang tak dikenal masuk ke lokasi pujasera dengan membawa beberapa jerigen yang tidak diketahui isinya beberapa jam sebelum kebakaran, kuat dugaan, ber isi bahan kimia yang mudah terbakar. Saksi M juga menambahkan salah satu petugas keamanan memberi tanda bahwa akan terjadi kebakaran, seakan akan petugas tersebut mengetahui akan terjadi kebakaran.

 

Menanggapi insiden kebakaran di pujasera Minggu (12/2/2012). Pemerintahan Kabupaten subang telah memberikan bantuan itu berupa pembangunan sebanyak 150 kios dilokasi tersebut. Jumat (17/2) adalah hari pertama puluhan pedagang Pujasera yang menjadi korban kebakaran kembali beraktivitas setelah peristiwa kebakaran yang menghabiskan sekitar 200 kios. Dari kios yang ada belum seluruhnya terisi atau masih dibiarkan kosong.

Tim Puslabfor Mabes Polri saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Lamanya hasil penyelidikan memperkuat dugaan sabotase penyebab kebakaran di pujasera.

sumber :rains.web.id

Iklan