sejarah adalah masa ….

Sejarah adalah masa yang telah terlewati cerita tentang sebuah kejadian yang harus di ingat atau di kenang, hitam kah atau putih  mutlak untuk diceritakan kembalimelalui lisan dan tulisan. Apa yang terjadi kini adalah perulangan yang telah terjadi pada masa lampau.Sejarah adalah cerminan untuk melihat kembali apa saja yang telah terjadi dimasa yang telah dilewati untuk menjadi lebih baik, menghindari kekeliruan yang sama.

Ketika generasi sekarang menua digantikan oleh generasi selanjutnya sudah selayaknya generasi penerus bercermin kepada yang terdahulu, akan menjadi tuntunan jika putih, menjadi warning jika sejarah itu hitam, memang ada sebuah wilayah di negeri ini memiliki sejarah kejayaan masa lalu tentang pemerintahan, tradisi, budaya, karakter yang patut menjadi tuntunan untuk wilayah lain, namun sayang sungguh sayang sejarah tersebut menjadi obrolan di warung kopi, candaan di warung nasi.

Sungguh yang terjadi saat ini adalah pembodohan generasi oleh kaum imperialis orientasi kenikmatan duniawi, melunturkan nilai – nilai moral secara perlahan – lahan  dengan alasan modernisasi, hingga menjadilah sebuah generasi yang lemah, instan tak tahan cobaan hingga meratap di jejaring sosial layak bani israil meratapi dinding.

Kenapa saya bilang sebagai bahasa pembodohan? Kata – kata pada tulisan yang berputar antar para alayers, yang menyalah gunakan huruf vokal, diftong diganti dengan gabungan huruf vokal atau bahkan huruf vokal diganti dengan angka (‘a’ jadi 4, ‘i’ jadi 1, ‘e’ jadi angka 3 dst). Mereka bisa saja membela diri jika saya bilang, kebiasaan buruk ini akan terbawa hingga ujian sekolah. Saat ini, saya belum menemukan bukti kalau para alayers ini akan khilaf dan menulis kata – kata alay yang biasa mereka gunakan di kertas ujian. Tapi ini adalah human nature, kepanikan akan membuat kita kurang teliti dan pastinya kekhilafan dengan menulis kata – kata alay di kertas ujian juga akan terjadi karena tekanan ujian. Jika ini belum terjadi, maka tulisan saya ini bisa jadi pertimbangan untuk para alayers agar lebih berhati – hati dan tenang selama ujian agar mereka tidak melakukan kekhilafan bodoh dengan menuliskan kata – kata alay di lembar jawaban ujian. Jika ada yang sudah melakukan, anggap tulisan ini sebagai shock therapy dan penyadaran buat mereka bahwa sudah saatnye mengakhiri kebiasaan bodoh ini.www.fahjrie.blogspot.com

Pendidikan tanpa ajaran ke tauhid an manusia dengan Sang Pencipta merupakan kepincangan yang mampu merusak sebuah sistem kepemerintahan dalam sebuah negara bahkan menghancurkan nya cepat atau lambat. Hanya pendidikanlah yang akan mengajarkan tentang sejarah.

Pernah ku bertanya kepada ayahku di bulan yang sama  saat ini namun berbeda tahun “Menurut bapak bagaimana cara mengubah pendidikan lebih baik dan koruptor di berantas”? Beliau diam sejenak, melihat keatas langit – langit ruang tamu pandangan nya menerawang jauh seakan – akan mencari jawaban, kemudian menatapku tanpa ekspresi  ” cuma tiga hal pertama guru kedua polisi ketiga hakim” jawabnya, kemudian menjelaskan secara panjang lebar ketiga hal tersebut, maaf tak bisa ku uraikan secara panjang lebar di tulisan ini karena terlalu panjang jika di ceritakan secara rinci.

Memang ada  yang menyibak sejarah, namun jumlah mereka sangat kecil, mereka sangat membutuhkan uluran tangan untuk berpegang agar jalan tak goyah, sumbangan selembar rupiah untuk menghilangkan dahaga ketika menggali, mengkaji,mendalami bukti – bukti sejarah tentang peradaban di masa lampau.

Matee aneuk meupat jeurat matee adat hana pat ta mita ( Mati anak manusia akan tentu nisan nya, jika adat yang mati/hilang kemana akan dicari ?)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s