Quote of The Day

“Kenali diri” …mengingatkan saya pada pemikiran socrates “gonoti seuton”, atau konsep ulama Islam “Ibda’ bi nafsik” dan saya yakin Anda ingin mengatakan sebagaimana kalimat bijak dalam konsep ajaran kristus, “(Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Matius 7: 2).

“Kenali diri” …sebuah pemikiran filosofis dari Anda untuk saya..saya ucapkan terima kasih, dan atas komentar dan statemen saya sebelumnya saya ucapkan maaf telah menyentil emosi Anda walaupun intelektual Anda tidak terganggu. Dalam konteks lain, yang ingin saya katakan pada Anda dalam kaitan “Kenali diri” adalah ibarat pisau, sebuah pisau dipakai untuk menggiris atau memotong..itulah konsep utama “Kenali diri” berkaitan dengan pisau “bahwa pisau tidak berguna jika telah tumpul, dan perlu diasah apabila tidak bisa mengiris atau memotong”…seorang hakim, dalam kaitan pengenalan diri adalah memutus perkara dengan bijak dan adil dengan kemampuan yang dimiliki..jika seorang hakim tidak mampu memutus perkara dengan bijak dan adil…maka hakim itu ibarat pisau yang telah tumpul..maka perlu diasah agar pisau akan berguna sebagaimana fungsinya.

Intinya…atau istilah keilmuan Anda “Lihatlah Apa yang dikatakan, jangan lihat siapa orang yang mengatakannya.” jika itu sebuah kebenaran yang dapat mengasah pisau Anda kembali. Ketika Rene Descartes berkata Cogito ergo Sum (Saya berfikir maka saya ada)…dan saya yakin, saya tidak perlu seperti sekaliber para pemikir yang Anda sebutkan “john Locke, Roscoe Pound, Prof Moechtar dan Prof Satjipto, dan lainnya”.

Dan Anda tidak boleh juga mengotakkan dan membatasi pemikiran seolah-olah Anda ingin mengatakan jika seorang ahli hukum Islam, maka hanya dibolehkan berbicara tentang hukum Islam, jika seorang filsuf maka jangan berbicara tentang fikih, dan sebagainya.. Jangan intelektual Anda dikalahkan dengan emosi Anda..secara jujur saya katakan, saya sama sekali tidak bermaksud menunjukkan intelektual Anda dan teman-teman peradilan Anda dalam proses hinaan dan celaan saya, DI peradilan Anda, seperti YM Chatib (salah seorang KPTA)..dengan sungkem saya menghadap, menundukkan wajah, dan berlutut di depan beliau..itu karena ketinggian keilmuan dan intelektualitas yang dimiliki beliau..saya yakin dia bukan orang filsafat hukum yang pasti sangat berbeda dengan keilmuan saya. Apakah Anda sadari sebagaimana konsep pengenalan diri yang Anda kemukakan..sampaikan konsep tersebut kepada rekan-rekan Anda yang berjubah hakim “Jangan hinakan kewibawaan hakim, dengan komentar-komentar junk dan stupid di badilag.net dengan memuja dan memuji seseorang yang hanya berlandaskan keinginan duniawi dan yang ujung-ujungnya dikasih reward Mutasi.” Masya Allah…. Buka jubah hakim dan buang jauh jauh ..Puja dan Puji itu tidak layak diucapkan oleh seorang Hakim. Oleh karena itu, “Kenali diri” dan “Lingkungan Anda sekitarnya” By Andi Kusumah Via Facebook groups.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s