NEGERI INDO MARGA (Dokter)

NEGERI INDO MARGA

Bocornya informasi yang sudah terlanjur tersebar publik secara luas, membuat gerah pihak istana, informasi tersebut menggambarkan dengan jelas situasi sebuah pencintraan, di ulas oleh berbagai kalangan akademis, pemerhati budaya, bahkan pakar matematika pun ikut membahas dan meyakinkan publik kalau info tersebut asli, keterangan ini juga di perkuat oleh pakar telematika Boy Sukro ” Setelah saya melakukan penelitian, sangat sulit mengatakan kalau mp3 tersebut di rekayasa, saya melakukan perbandingan antara yang asli dan sudah di mixing hasil nya 80 % asli.

Para kuli tinta bersama kuli panggul kamera berlomba – lomba mengais konfirmasi kebenaran informasi ke istana, melalui juru bicara istana diberikan press release “ ini termasuk tindak pencemaran nama baik, kami sudah melimpahkan kepada pihak yang lebih berkopenten untuk mengusut secara tuntas pelaku pembocoran ini sesuai dengan hukum yang berlaku” tegas juru bicara dengan sangat ber api – api. namun ketika para kuli – kuli menggali keterangan kepada kepala negara, beliau hanya hanya lempar senyum manyun, menghindari dan bungkam seribu bahasa sambil berlari pontang – panting dari pintu belakang istana hilang bersama tukang ojek.

Sepekan kemudian pihak medical center khusus kepresidenan dipanggil ke istana menjelaskan perkembangan kesehatan firs lady, simak dialog berikut
Presiden : “bagaimana perkembangan dok”?
Dokter : “kami telah melakukan sesuai dengan tindakan medis disiplin ilmu kesehatan pak, namun kami sedikit kesulitan untuk pemulihan total”
Presiden : Maksud nya dok ? tanya bapak negara
Dokter : problem kesehatan yang di derita ibu, bukan jenis H1N1 pada pada umum nya” jawab dokter dengan sangat ketakutan.
Presiden : ” tindakan pemulihan bagaimana mana dok, bisa atau tidak?
Dokter : “Maaf pak, kami sudah sepakat angkat tangan dalam kasus kesehatan ibu, kami me rekomendasikan dibawa ke luar negeri saja pak”?
Presiden : “Oo Kalian tidak mampu mengatasi nya, buat apa itu gelar udah kayak kereta api …!!! semprot presiden
Dokter : “Maaf pak, kami sudah bersuaha semampu mungkin, ilmu kami ternyata masih secuil pak”
Presiden :” Ya sudah, pertemuan saya tutup … close, udah pulang semua” dengan emosi yang ditahan.

Sebenarnya bukan ketidakmampuan tim kesehatan, orang yang hendak ditangani merupakan ibu negara di negeri Indo Marga , Permasalah nya jika salah obat bisa berakibat Fatal yaitu Gila. Nah dari pada di selesaikan di dalam negeri, mendingan di selesaikan di luar negeri, kalau pun gagal di luar negeri sudah tentu pasti tim dokter negara tidak disalahkan. Dari pada gila di dalam negeri lebih baik gila di luar negeri hehehehehehehe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s