Ini bukan cerita cinta

Masalah cinta, lagu cinta, tembang asmara sepertinya sekarang telah menjadi sebuah keharusan di ketahui oleh remaja belia yang notabene nya masih dalam belajar mengenal dunia, mencari jati diri. Tak pelak berbagai media baik cetak dan elektronik berlomba – lomba menyuguhkan sebuah hiburan yang bertemakan cinta dengan berbagai alasan dibumbui puluhan petuah bijak yang salah tempat.

Saban hari tiada henti TV terus – menerus menjejal otak – otak para penonton dengan sinetron, jika di simak lebih teliti tak lebih dari parade wajah menarik, demo kemewahan, pameran mode, style fashion jauh dari nilai – nilai islami, meskipun tidak semua namun kebanyakan begitu.

Remaja menjadi dewasa sebelum waktu nya, penyebab nya rasa penasaran keinginan tahuan mereka terhadap tentang asmara begitu mengebu – gebu hingga tanpa rasa takut, mencoba, dan pada akhirnya merugikan mereka sendiri. Mereka hanya tau sedikit tanpa banyak pertimbangan langsung main babat, benar atau salah bukan lagi menjadi pertimbangan, toh yang mereka liat setiap hari menjadi hal lumrah.

Sekolah tak cukup mendidik manusia menjadi manusiawi karena inti pengajaran di bangku sekolah hanya berupa teori – teori yang miskin praktek, dan kerap kali materi tersebut sudah usang, namun dari tahun ketahun di ulang – ulang begitu dan begitu seterusnya. Pendidikan Moral dan Agama yang seharusnya menjadi pokok dari pendidikan yang lain, hanya berupa pelajaran selayang pandang dan tidak menyentuh aspek – aspek kemanusiaan. Ini yang sedang terjadi di sekolah – sekolah yang nota bene nya dibawah kendali pemerintah.

Bukan itu saja, pengaruh lingkungan keluarga tempat tinggal seakan – akan mengamini tentang tayangan yang sebegitu rupa salah kaprah. Apa yang harus kita lakukan ? Apakah cukup dengan menulis dan bernarasi lewat tulisan sejatinya seorang blogger ?

Yah sebagai hiburan yuk dengerin lagu dibawah ini.

Ini belum berakhir … ini masih berlanjut …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s