Si Insomnia Berdoa

Malam sedang berdendang berteman senyap kelam, tak ada bintang yang menebar cahaya, begitu juga bulan tak bersinar, dengkuran jiwa yang sedang terlena dalam buaian mimpi terdengar halus mendengkur, aku disini diantara malam – malam yang telah berlalu dan sedang merajai waktu masih nyalang dijerat insomnia masa lalu yang kerap bangkit dalam kekinian waktu yang ku jalani.

Aku masih berdoa dalam diam tanpa aksara, pintaku sesederhana setetes embun diatas rimbunan rumput, tuhan engkau tau apa yang engkau berikan, mudahkanlah perjuangan ini, ringankanlah rintangan ini, jadikanlah musuh – musuhku menjadi sahabat.

Aminn

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s