Ramadhan Segera Menyambangi Kita (Berjubel Pertanyaan)

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

Tinggal beberapa hari kedepan maka kita akan disambangi oleh bulan suci ramdhan, hari – hari penuh dengan dispensasi dan bonus untuk umat islam seantero dunia. Bulan Suci ramadhan bulan penuh dengan berkah full dengan ampunan dari dosa – dosa, bonus pahala yang sangat berlipat ganda, ramadhan sangat special bukan karena kita diwajibkan puasa semata namun pada bulan ini turun nya Al – quran pertama kali kepada rasullullah Muhammad SAW.

Bulan Suci ramadhan merupakan bukti Allah sangat mencintai kita manusia, bagaimana dengan kita apa kita sudah membalas cinta Nya ? Sangat sulit untuk mengatakan kita sudah mencintai Nya, meskipun kita memfaktakan mencintai Nya, bukti nyata cuma berupa seremonial saja, mencintai setengah hati karena sebab dan akibat, mencintai karena ikut – ikutan, bertalian darah karena orang tua, nenek kakek islam.

Islam merupakan agama rahmatan lil alamin, mewajibkan kita islam secara kaffah, islam secara totalitas bukan setengah – setengah, namun kenyataan yang terjadi disekitar kita yang sering kita alami bahkan mungkin kita lakukan tidak sama sekali berdasarkan islam, sejarah masa lalu tentang tatanan negara, tuntunan hukum yang berlandaskan al – qur’an dan hadis telah menempatkan umat islam sebagai umat yang bermartabat, kaum yang beradab yang menjunjung nilai – nilai kemanusiaan disegani dalam percaturan politik dunia, begitu juga dengan sumbangsih ilmu pengetahuan tidak sedikit bahkan pihak barat mengakui nya.

Namun kini umat islam kehilangan jati diri, ditindas oleh non muslim dari berbagai belahan dunia, dikucilkan dirampas hak – hak nya, apa penyebab nya ? Apa kah kita kurang islami, tidak begitu yakin menjalani segala apa yang telah di wajibkan, atau kita memang sengaja atau tidak memang memingggirkan agama islam seperti halnya para sekuleris, toh pada kenyataan nya mereka tidak benar – benar sekuler, mereka – mereka itu cuma manusia berilmu namun berotak dangkal yang silau dan terpukau melihat dari luar sesat, namun mereka tidak melihat lebih jauh apa itu sekuler, kata mereka sekuler lebih baik, tapi kenyataan nya negeri ini tidak pernah makmur dari zaman sukarno hingga sama sby.

Disatu waktu yang lalu dalam lamunan panjang pernah ku merenung hingga muncul pertanyaan apa itu islam, lama ku mencari jawaban namun tak kan pernah letih ku menelisik, memang rasulullah telah berabad lalu wafat, namun apa yang telah di wariskan, diperjuangkan nya masih ada, nah berawal dari itulah ku mulai mencari, membandingkan antara satu hal dengan hal yang lain.

Ditengah kebobrokan moral pemimpin negeri ku mencari apa yang harus diperjuangkan berlandaskan apa, demi apa dan ujungnya kemana. Mari kita merenung dan mulailah bertanya dalam hati tentang apa yang kita imani, sebesar apa kita mencintai ilahi, Diasudah memberikan bukti yaitu Bulan Suci Ramadhan, ini hanya sebahagian kecil saja, dan masih terlalu banyak yang tidak kita sadari. Jika demi hidup, tikus pun hidup, jika hidup tidak memberi arti percuma sajalah hidup, sudah sejatinya manusia itu sebagai khalifah … Wassalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s