Lebih baik menulis dari pada tidak

Tiba pada saat nya enggan untuk melakukan kegiatan tulis – menulis diblog, bukan nya kehabisan ide untuk ditulis, namun penyakit paling umum yang dialami para blogger naik turun “mood”. Saya juga mengalami hal tersebut dalam beberapa hari belakangan ini, akan tetapi grafik naik turun nya “mood” saya ganti dengan banyak – banyak membaca.

Saat ini saya sedang kepincut belajar membuat cerpen, so hari – hari saya habiskan membaca puluhan cerpen dari berbagai media seperti koran, majalah, ebook yang bertebaran di internet, ada beberapa tulisan yang sudah jadi tapi saya masih belum punya cukup nyali untuk memposting disini karena saya merasa jalinan cerita belum ter explorer dengan baik.

Memang sebelum nya ada beberapa cerpen asal jadi, saya buat secara spontan mengikuti insting menulis, saran dari para penulis untuk sesering melatih ketika ide datang, ide bisa datang kapan saja dan dimana saja tanpa kenal waktu, jadi pada saat ide tersebut muncul sesegera mungkin langsung saya ketik, dan bahkan saya posting langsung meskipun masih banyak kekurangan disana – sini ditambah lagi kesalahan pada EYD.

Belajar pasti banyak melakukan kesalahan dan itu lebih baik dari pada diam tidak melakukan apa – apa bukan ?
Saya yakin mereka – mereka (penulis) yang saat ini yang dengan sangat mudah menuangkan ide pikiran kedalam tulisan pada awal nya juga pasti seperti saya, banyak melakukan kesalahan juga.

Setiap saat saya mencoba untuk menimalisir kesalahan – kesalahan yang ada, membenahi kekurangan – kekurangan yang ada. Apa yang mereka katakan memang benar, belajar menulis harus banyak – banyak membaca, dengan banyak membaca akan membantu untuk menulis.

Menulis terus – menerus kelak nantinya akan membentuk pola dalam menulis, nah  sedikit – demi sedikit saya menemukan pola saya sendiri dalam hal menulis. Empat bulan yang lalu saya sangat sulit untuk menyelesaikan sebuah tulisan, menghabiskan waktu lama, namun sekarang sedikitnya agak berkurang.

Experimen dalam menulis mutlak dilakukan, jangan membatasi pada suatu jenis tulisan, biarkan imajinasi lepas bebas menulis apa saja yang terpampang di depan mata, merangkai yang terbayang diangan, tuangkan semua imajinasi tentang hal – hal yang tak mungkin menjadi mungkin lewat tulisan.

Telah banyak kisah tentang mereka (penulis) pada awal nya menciptakan gumpalan bola dari kertas menjadi penghias tong sampah, betapa keras nya mereka mencoba dan terbentur dengan kegagalan yang sama berulang – ulang.

Kita sering melihat dari sukses nya saja, dan sangat sedikit melihat dari kegagalan yang dialami.
Lebih baik gagal beratus kali dari pada tidak melakukan sekalipun .

Iklan

2 thoughts on “Lebih baik menulis dari pada tidak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s