Yang di nantikan, mejelang dia pergi disini dan disana …

Alhamdulillah sudah sepantasnya kita haturkan kepada Allah atas segala rahmat dan karunianya hingga kita dapat menjalankan ibadah puasa dalam suasana aman dan tenteram. Meskipun dalam keprihatinan saya yakin itu tidak akan menyurutkan niat kita untuk menjalankan rukun islam yang ke 4 yaitu berpuasa.

Hanya beberapa hari lagi bulan penuh dengan berkah akan berlalu meninggalkan kita, hanya dalam hitungan hari ia akan pergi. Menjelang akhir tentunya pada malam – malam ganjil, lailatul qadar hadir, ketika itu terjadi kita dalam suasana menjalakankan ibadah mengungguk amal, tarawih, tadarus, shalat malam. Harapan kita sama yaitu kembali menjadi fitrah (disucikan) dari segala dosa laksana orok merah yang baru menghirup udara, bersih tanpa noda dan cela, suci dari dosa. Semoga saja kita berada dalam shaf pemenang yang sukses melewati berbagai ujian selama ramadhan berlangsung.

Kita memang dengan suka cita mampu melaksanakan ibadah puasa dalm kondisi yang aman dan tenteram, namun tidak begitu dengan saudara – saudara kita dimesir.

Dr. M. Mursi

Negeri pertama mengakui kemerdekaan Indonesia, negeri banyak melahirkan banyak cendekia.

Alsisi

Mereka Menjalankan Ibadah puasa dalam kondisi “panas” akibat pergolakan politik. Kudeta militer Yang dipimpin oleh Abdul Fattah-el-Sisi terhadap pemerintahan yang sah, Dr. Muhammad Mursi, yang dipilih secara demokrasi oleh rakyat. Tidakan militer tersebut melahirkan gelombang protes dari jutaan rakyat yang pro Mursi, mereka turun kejalan berkumpul di lapangan Rabiatul Adawiyah melakukan protes secara damai.  Militer membalas protes dengan berondongan peluru, ribuan rakyak menjadi syudaha, tak terhitung  yang luka – luka

Demo_mesir

demo_mesir01

Tak jauh berbeda dengan mesir, Suriah juga mengalami hal yang serupa, penguasa negeri itu tanpa he nti membunuhi rakyatnya setiap saat, ribuan menjadi syuhada, dan ratusan luka – luka tak peduli usia dari yang tua hingga balita, mereka di kepung, di bombardir dengan senjata pembunuh yang sangat canggih. Minim dengan pasokan bahan makanan, listrik, air karena mereka di kepung dari segala penjuru. Kota hancur luluh lantak diserang habis – habisan.

Suriah

Korban perang di suriah

Keprihatinan karerna harga BBM dinaikkan Pemerintah kita tidak ada apa – apanya jika dibandingkan dengan kondisi di Mesir, dan suriah. Akan tetapi saya secara pribadi tidak menyetujui dengan Keputusan pemerintah. Waktu dan kondisi sangat tidak tepat, perbaikan ekonomi, pendidikan, kesehatan masih amburadul.Bukan hanya mesir dan suriah saja, Pelestina juga sedang berjuang menghadapi Kebiadaban Bangsa Yahudi, namun masih banyak lagi saudara – saudara kita, seperti di Afganistan, Filiphina, Myanmar. Mayoritas umat islam diberbagai penjuru bumi sedang di uji dengan maha hebat, maha dahsyat. Semoga Allah memberikan pertolangan nya.

Sudah sepantasnya kita tahu diri dan bersyukur kepada Allah, Ujian yang di berikan kepada kita tidak seperti di kedua negeri tersebut.

Apa yang bisa kita lakukan selaku umat islam yang berada di negara mayoritas terbesar di indonesia ? Apakah kita harus turun kejalan – jalan berdemo ? Mengirim utusan jihad ?

Jika tidak, sisihkan sedikit harta kita untuk membantu mereka yang dizalimi, wajib bagi kita mendoakan mereka, karena muslim itu bagaikan tubuh yang satu, jika satu yang sakit maka yang lain nya merasa juga.

Pertolongan Allah itu pasti akan datang, rasulullah adalah Rasul terakhir yang maha hebat ujian nya diantara para utusan Allah sebelum nya, maka tidak akan jauh berbeda dengan kita yang mengaku sebagai umatnya. Kapan kah pertolongan itu datang ? wallahu alam bisawaf

Tinggal sedikit lagi ramdhan menyambangi kita, di akhir – akhir kunjungan nya kita tidak kendur dalam melaksanakan ibadah meskipun di uji dengan berbagai cobaan.

Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri ucapan selamat hari raya idul fitri 1434 H. Semoga kita jadi pemenang. Amin …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s